Tampilkan postingan dengan label lingkungan hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lingkungan hidup. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 September 2010

Climate Change Action Training

Campus Center Timur ITB, Jl. Ganesha 10. Sabtu, 25 September 2010. Kuputuskan untuk ikut serta dalam workshop ini, dalam upaya membuat langkah kecil yang kelak akan berkesinambungan untuk menghijaukan Indonesia, menyelamatkan bumi. Terlihat ambisius dan sedikit utopis, tapi memang perubahan iklim itu nyata, dan kita perlu membangun awareness mengenai hal ini, dan bertindak nyata untuk mengurangi laju perubahan iklim yang kita hadapi saat ini. 
Film An Inconvenient Truth yang digarap oleh Al Gore, menjadi salah satu penggerak berbagai gerakan penyelamatan bumi saat ini. Semua berawal dari hal-hal kecil, namun bisa berdampak sangat besar. Berbagai hal kecil yang membuat kita makin nyaman hidup di era industri ini, mempercepat laju pemanasan global dengan efek rumah kacanya. Ketika segala apa yang kita lakukan sudah terasa semakin jauh, hingga berdampak kepada membesarnya lubang ozon yang mencancam keselamatan bumi beserta semua makhluk yang tinggal di atasnya, maka sudah saatnya kita menahan laju kita, dan mulai melakukan hal-hal kecil yang akan berdampak besar untuk penyelamatan bumi yang kita tinggali ini.
Sungguh sangat ingin menulis banyak tentang hal ini, tapi insya Allah di kesempatan mendatang, akan kuulas satu demi satu mengenai apa yang perlu menjadi perhatian dan kekhawatiran kita, juga apa yang bisa kita lakukan untuk membuat bumi makin nyaman ditinggali, namun tetap aman bagi generasi mendatang. Mari selamatkan bumi!

Rabu, 23 Juni 2010

Green Tips

Kenapa baterai bekas gak boleh dibuang ke tempat sampah?
Rabu, 11 Maret 2009, 00:53
http://www.greenlifestyle.or.id/tips/detail/kenapa_baterai_bekas_gak_boleh_dibuang_ke_tempat_sampah
Coba perhatikan, ada berapa banyak barang di rumah kita yang menggunakan baterai? Ada mainan, jam tangan, jam dinding, ponsel, remote TV, kamera, iPod, dll. Lalu, apa yang kita lakukan jika baterai sudah tidak bisa dipakai lagi?
Ternyata kita semua membuang baterai ke tempat sampah, padahal itu berbahaya sekali loh!
Sampah baterai sesungguhnnya termasuk sebagai sampah B3 (Bahan Berbahaya & Beracun), karena di dalamnya mengandung berbagai logam berat, seperti merkuri, mangan, timbal, kadmium, nikel dan lithium, yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan kita.
Baterai bekas yang dibuang ke TPS atau TPA akan mencemari tanah, air tanah, sungai, danau...dan akhirnya meracuni air yang kita pakai untuk minum, mandi dan mencuci. Hiiiy...serem kan??!
Lalu, apa yang harus dilakukan?
Jangan buang sampah baterai ke tempat sampah. Kumpulkanlah sampah baterai di rumah/kantor, lalu berikan ke tempat pengumpulan baterai.
Jenis sampah baterai yang dikumpulkan:
- baterai ukuran AA, AAA, C & D
- baterai jam tangan (yang kecil seperti tablet)
- baterai lithium: baterai HP, kamera digital, baterai laptop, dll
- baterai
Untuk apa sampah baterai dikumpulkan?
Sampah baterai akan diserahkan kepada pihak penyedia jasa pengelolaan sampah B3 (bahan berbahaya & beracun) yang sudah memenuhi standar manajemen limbah, yaitu
WMI - Waste Management Indonesia.
Sebagian besar komponen baterai akan didaur ulang, sementara komponen seperti kadmium dan mangan akan dinetralisir dan kemudian dikubur dengan mekanisme yang sudah memenuhi standar manajemen limbah agar tidak mencemari air tanah.
Kemana sampah baterai bisa dikumpulkan?
Jakarta:
PT. Intimedia (Wikimu.com)
Jl. Pakubuwono 6 No. 99 (blkg Apotik Century)
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
cp: Bayu (0817 128 615)
Sekolah Cikal
Jl. T.B. Simatupang kav. 18
Jakarta 12430
cp: Mahmudin, bagian perpustakaan (0817 9249345)
Arief (Kos)
Gd. Sarana Jaya Tebet (Superindo)
Lt. 5 No.517
Jl. Tebet Barat IV
Jakarta 12810
Melly (Rumah)
Jl. Tutul 6 no.515
Pondok Bambu
Jakarta 13430
Telp: 0815 950 6400
Bandung:
Tobucil
Jl. Aceh no.56
Telp: 022 - 426 1548
cp: Tarlen
Yayasan Kontak Indonesia
Jl. KHA Dahlan No. 67
Telp: 022 - 723 0735
cp: Endy